Kamis, 22 Oktober 2020

INDAHNYA MENGAMPUNI






Gambar : Pixabay.com

 Indahnya Mengampuni

(Bahan Alkitab: Kejadian 45:1-14; Matius 6:14-15 dan Matius 18:22-35)

A. Pengantar

Apakah kamu pernah mendengar nama Nelson Mandela? Ia adalah

seorang tokoh pejuang Afrika Selatan yang memperjuangkan keadilan bagi

kaum kulit hitam di Afrika Selatan yang ditindas dan diperlakukan secara

tidak adil. Demi memperjuangkan nasib kaumnya, ia dipenjara lebih dari 20

tahun. Setelah Nelson Mandela dibebaskan dan memenangkan pemilihan

umum di Afrika Selatan sehingga terpilih sebagai presiden, orang pertama

yang diundang untuk makan malam bersamanya adalah kepala penjara.

Padahal dalam masa hukumannya, kepala penjara itu banyak merugikan

dirinya. Ketika para wartawan mengajukan pertanyaan kepadanya: mengapa

Anda memberi prioritas pada kepala penjara yang sering menyakiti Anda?

Maka jawab Mandela:”Kamu harus terlebih dahulu mengampuni seseorang

yang berada di dekatmu dan paling banyak menyakitimu. Jika kamu mampu

melakukannya, kamu dapat mengampuni semua orang yang melakukan

kejahatan padamu”. Mengampuni berarti membebaskan dirimu dari

kebencian dan membiarkan perasaan damai menguasai hatimu.

Sikap yang luar biasa, bukan? Pernahkah kamu mengampuni atau

diampuni seseorang? Coba ceritakan pengalamanmu itu secara berkelompok

atau kamu dapat berbagi dengan teman sebangku tentang bagaimana kamu

mengampuni ataupun diampuni oleh seseorang. Apa yang kamu rasakan

setelah mengampuni atau diampuni olehnya? Sebaliknya, adakah pengalaman

ketika kamu tidak bersedia mengampuni orang lain ataupun tidak diampuni

oleh orang lain, bagaimana perasaanmu?

B. Memahami Pengampunan

Kegiatan 1

Setelah berbagi tentang perasaanmu ketika mengampuni dan

diampuni,kini tuliskanlah pemahamanmu tentang arti mengampuni.

Menurut saya mengampuni adalah:

------------------------------------------------------------------------------------------

------------------------------------------------------------------------------------------

------------------------------------------------------------------------------------------

Mengapa hal pengampunan penting bagi orang Kristen? Apakah

menurut kamu, dalam hidup ini kita perlu mengampuni orang lain?

Sebaliknya, apakah kita membutuhkan pengampunan dari orang lain?

Kegiatan 2

Mengampuni artinya kita memaafkan seseorang atas kesalahan yang

dilakukannya dan tidak mengungkit kesalahan itu lagi. Pada kenyataannya

cukup sulit untuk melakukannya. Mengapa? Karena setiap orang memiliki

sifat egois atau keakuan yang cenderung menempatkan dirinya sebagai

orang yang paling benar sedangkan orang lain selalu menjadi pihak yang

salah. Mengapa demikian? Karena kita selalu tergoda untuk hanya melihat

ke dalam diri kita saja, kita berpikir dari sudut diri sendiri, dan lupa untuk

berpikir dari sudut orang lain. Contohnya, jika terjadi masalah atau pertikaian

dengan teman, kita cenderung menyalahkan teman tanpa mau bersusah

payah mencari tahu mengapa dia marah pada kita. Padahal kemungkinan

ada perbuatan kita yang tidak berkenan baginya.

Banyak orang mengira mengampuni berarti melupakan masalah,

merelakan kesalahan orang lain, membebaskan diri dari kebencian, dendam

dan marah. Sebenarnya mengampuni itu adalah perbuatan yang terutama

kita lakukan untuk diri kita sendiri tanpa melupakan orang yang menyakiti

kita. Dengan mengampuni kita melepaskan diri kita dari amarah dan dendam,

bukan melepaskan orang lain dari pikiran kita.

Namun seberapa dalam pun luka yang telah terjadi, kita tidak akan sembuh

dari luka itu sampai kita mengampuni kesalahan orang yang bersangkutan.

Pengampunan adalah sebuah keputusan dari hati dan mengampuni tidaklah

mengubah masa lalu, melainkan mencerahkan masa depan. Artinya,

pengampunan yang diberikan tidak berarti menghapus masa lalu karena

semua sudah terjadi. Dengan mengampuni, seseorang dibebaskan dari beban

kebencian, dan hati terasa damai. Dengan begitu langkah ke depan menjadi

cerah.

Apakah Mudah untuk Melupakan Rasa Sakit Hati Kita?

Dalam beberapa kasus sangat sulit untuk menyembuhkan luka hati dan

rasa benci, tetapi perlu diingat bahwa pengampunan itu dapat berarti hal

seperti berikut ini.

1. Membebaskan diri dari beban kebencian dan menggantinya dengan damai

sejahtera. Coba kamu ambil air putih dan tuangkan kopi kental atau teh

sedikit demi sedikit. Lama kelamaan air putih akan berubah menjadi

kuning untuk teh dan hitam untuk kopi. Seperti itulah hatimu diubah dari

putih menjadi hitam. Kamu tidak ingin hatimu pekat seperti kopi, bukan?

2. Tidak berarti kita bersedia terluka untuk kedua kalinya. Yusuf memastikan

bahwa saudara-saudaranya telah berubah dan dia tidak akan menjadi

korban untuk kedua kalinya. Jadi, kamu dapat mengampuni tetapi tidak

menyerahkan dirimu untuk menjadi korban kemarahan ataupun tindakan

negatif lainnya

C. Bagaimana Mengampuni?

Kamu pernah dipermalukan oleh seseorang dan hal itu selalu tersimpan di

dalam ingatanmu. Semakin kamu mengingatnya, semakin dalam rasa benci.

Coba kamu berpikir, mengapa dia melakukan hal itu padamu! Kemudian,

cobalah membuat daftar penyebabnya. Misalnya, karena kamu pintar dan

tekun belajar, atau karena kamu cenderung tidak mau bergaul sehingga

teman-teman memiliki pemahaman yang salah tentang dirimu. Mungkin

karena kecerobohanmu menyebarkan rahasia yang dipercayakan padamu,

atau karena kamu lalai mengundangnya ke pesta ulang tahunmu, atau karena

kamu punya teman baru. Jika dirunut, selalu ada hubungan sebab akibat

dalam rusaknya sebuah hubungan yang berakhir dengan pertengkaran dan

kebencian juga dendam. Jika kita bersikap objektif, kita akan temukan bahwa

kedua belah pihak turut menyebabkan rusaknya hubungan antarteman atau

saudara.

Dalam kisah Yusuf dan saudara-saudaranya, ia sadar bahwa dahulu ayahnya

terlalu mencintai dan mengistimewakan dirinya. Hal itu menyebabkan

saudara-saudaranya iri hati dan mereka membencinya. Wujud dari kebencian

itu, mereka menjualnya sebagai budak. Namun, dia tidak membenci mereka,

tetapi Yusuf juga tidak secara otomatis mengampuni saudara-saudaranya.

Dia menguji saudara-saudaranya dengan cara menyelipkan piala ke dalam

karung adik mereka yang paling kecil. Yusuf ingin menguji saudarasaudaranya apakah mereka telah berubah, atau mereka akan mengorbankan

adiknya seperti dahulu ketika mereka membenci dan menjualnya sebagai

budak. Ternyata, saudara-saudaranya telah berubah. Mereka membela

adiknya Benyamin serta menangisinya, bahkan kakak tertua rela ditahan

untuk menggantikan adiknya. Melalui cara itu, Yusuf mengetahui bahwa

kini saudara-saudaranya telah berubah dan karena itu, sudah waktunya

dia menyatakan dirinya pada mereka dan memaafkan mereka. Yusuf tidak

menanti supaya saudara-saudaranya ketakutan dan mengemis untuk

dimaafkan, tetapi dialah yang mengambil inisiatif untuk mendatangi mereka.

Jadi, pengampunan yang kita berikan pada seseorang hendaknya lahir dari

niat baik dan ketulusan hati kita. Yusuf pada dasarnya memiliki hati pemaaf.

Sejak dia melihat mereka, dia sudah mulai berupaya menciptakan pemulihan

hubungan persaudaraan mereka. Amatlah penting untuk menghubungkan

pengampunan atau memaafkan dengan memulihkan hubungan. Mengapa

demikian? Jika kita mengampuni seseorang, upaya kita tidak berhenti hanya

pada sekadar mengampuni, kita juga berupaya memulihkan hubungan kita

dengan orang itu.

Jika mengandalkan kemampuanmu sendiri, tentu sangat sulit untuk

mengampuni sesama. Mintalah pada Tuhan agar dapat membantu kamu

diberikan hikmat supaya dapat mengampuni orang lain dan juga bersedia

memohon maaf pada orang lain atas kesalahanmu.

Kegiatan 3

Mendalami Alkitab

Baca dengan teliti Matius 18:22-35 yang berisi perumpamaan mengenai

orang yang kesalahannya telah diampuni, tetapi dia tidak mau mengampuni

kesalahan orang lain. Sang raja adalah Tuhan, sedangkan yang berutang

adalah umat Tuhan. Simpulan perumpamaan ini terdapat dalam (ayat 35).

Coba tuliskan pendapatmu tentang bagian Alkitab ini dikaitkan dengan topik

mengampuni! Bandingkan dengan pengalamanmu seperti yang telah dibahas

dalam pengantar pelajaran ini.

Kegiatan 4

Belajar dari Lagu

Simak lagu berikut dengan teliti, kemudian nyanyikanlah sambil

merenungkan artinya yang berkaitan dengan pengampunan. Apa yang

dikatakan lagu ini mengenai pengampunan? Ulangi lagu ini dalam hatimu

dan cobalah untuk mengimani pengampunan Allah dalam Yesus Kristus.

Dihapuskan Dosaku

Dihapuskan dosaku hanya oleh darah Yesus

Aku pulih dan sembuh hanya oleh darah Yesus

O darah Tuhanku, sumber pembasuhku

Sucilah hidupku hanya oleh darah Yesus

Pengampunan dosaku hanya oleh darah Yesus

Penyucian hidupku hanya oleh darah Yesus

O, darah Tuhanku sumber pembasuhku

Sucilah hidupku hanya oleh darah Yesus

(sumber: Kidung Jemaat no.36)

Tuliskan kesanmu ketika menyanyikan lagu DIhapuskan Dosaku.

……………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………

Kegiatan 5

Doa Mohon Pengampunan

Tuliskan doa yang intinya kamu memohon pengampunan dari Allah,

juga memohon ampun atas semua kesalahan yang telah kamu perbuat pada

sesama maupun Tuhan.

Berdoa dan Bernyanyi

……………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………Sumber:  Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kls VII BAB 1

RANGKUMAN 
Allah telah terlebih dahulu mengampuni kita, Dia mengirimkan Yesus Kristus untuk menyelamatkan kita. Cara kita menjawab pengampunan Tuhan adalah dengan mengampuni orang lain yang bersalah kepada kita ataupun rela meminta pengampunan pada seseorang yang kita rugikan dan sakiti. Banyak orang masih merasa sulit untuk mengampuni orang lain maupun meminta pengampunan atas kesalahannya karena mereka selalu berpikir kalau dirinya benar. Memang, jika mengandalkan kemampuan diri sendiri, sulit untuk mengampuni orang lain begitu saja, tetapi orang beriman dapat mengandalkan karunia Roh Kudus untuk membantu menggerakkan hatinya dalam mengampuni orang lain.


0 komentar:

Posting Komentar

Hubungi saya

 Nama         : Anneke A Polak S.Pd  No HP     : 08161978236  Email      : polak.anneke04@gmail.com